Saturday, February 23, 2008

Katanya Ketika Aku Dilamun Cinta_


Ketika aku dilamun cinta,
Mataku tidak dapat menipu katanya,
Segala bahasa tubuhku menjadi refleks kepada perasaanku.

Ketika aku dilamun cinta,
Lampu-lampu yang gelap bukan lagi ketakutan,
Malah lagi gelap lagi bersinar cintaku,
Kerna biarpun beribu bintang boleh membawa cahaya,
Bulan nan satu cahaya yang lebih bercahaya,
Dan katanya aku bulan itu.

Ketika aku dilamun cinta,
Katanya;
Kau memungkinkan aku menjadi apa-apa,
Kau memungkinkan aku bertindak apa-apa,
Kau memungkinkan aku menginginkan apa-apa,
Kerna kau membuat aku juga dilamun cinta.

Ketika aku dilamun cinta,
Siapa kata semua indah-indah?
Siapa kata dia superhero?
Kerna katanya;
Dia juga manusia yang bisa jatuh kalau melompat terlalu tinggi,
Dia juga manusia yang bisa sakit kalau ditinggalkan cintanya.

Ketika aku dilamun cinta,
Aku memang benar-benar seperti dilamun cinta,
Indah selalu bercampur kedukaan,
Tetapi ketika aku dilamun cinta,
Indah menjadi antara yang terindah katanya.

18 Februari 2008
-ketika aku benar-benar dilamun cinta

all right reserved (R)

No comments:

Post a Comment